<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1518902777057020964</id><updated>2011-09-08T22:16:09.514+07:00</updated><category term='Beternak Kambing Peranakan Etawa'/><category term='Sarostha Peternakan Kambing Peranakan Etawa'/><category term='PE'/><category term='sifat kambing'/><title type='text'>PETERNAKAN KAMBING PERANAKAN ETAWA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sarostha_farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00981426983464616288</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3mv9fF1g9I/AAAAAAAAABI/TJGPdi8BawA/S220/JANTAN+SAROSTHA+2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1518902777057020964.post-4204351942590495401</id><published>2010-12-11T11:23:00.000+07:00</published><updated>2010-12-11T11:23:15.845+07:00</updated><title type='text'>PARADOX KAMBING YG HARUS ANDA RENUNGKAN</title><content type='html'>PARADOX KAMBING YG HARUS ANDA RENUNGKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membeli Kambing – membawanya pulang – menempatkannya di kandang --- memberinya pakan dan minum --- ADALAH MUDAH ( asalkan punya uangnya hahaha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa di landasi pengetahuan dan kemauan yang sangat kuat maka MEMELIHARA kambing akan menjadi kesulitan yang LUA BIASA (paling tidak bagi diriku)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa demikian:&lt;br /&gt;Karena menurutku --- Kambing yang memiliki masa dewasa ( sexual maturity) sangat cepat, masa kehamilan (gestation) yang singkat , beranaknya bisa lebih dari satu (muliple birth)  akan mempunyai TINGKAT KEMATIAN YG RELATIVE TINGGI BANGET (relatively high level of mortality) &lt;br /&gt;Tapi itu semua adalah sangat wajar dan alami sekali ---- kalau tidak demikian bisa anda bayangkan DUNIA INI AKAN PENUH DENGAN KAMBING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Populasi manusia akan terhimpit oleh penuhnya populasi kambing di dunia ini. Alangkah menyenangkan lingkungan kita yag akan penuh dengan Kambing tsb ---- Pak Mentri nya Kambing – Pak Rw dan RT juga Kambing.Sopir Angkotnya Kambing, Pilotnya Kambing. Guru ku Kambing – Dokter ku Kambing—Tetanggaku Kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepertinya bakal sedikit membingungkan – karena aku tak faham bahasa Kambing, mungkin pembaca sih nggak bingung ya, karena anda ngerti bahasa Kambing.&lt;br /&gt;Ini adalah apa yg disebut dengan “Bahaya Laten PKaI atau Bahaya latent Populasi Kambing Indonesia&lt;br /&gt;Jadi: &lt;br /&gt;kalau ada Kambing peliharaan anda yang meninggal --- jangan sedih --- bergembiralah –dan bersyukurlah karena Kambing tsb sudah dengan ikhlasnya mengurangi Bahaya Latent tsb di atas yg dengan sendirinya lebih menyamankan kehidupan anda semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli Kambing, Para peternak Kambing yang sudah Piawai maupun yg masih Bloon ( kali hanya saya), semua berusaha dengan sekuat tenaga sepandai pemikirannya dan pendidikannya serta dengan biaya yang gak kebayang deh berapa banyaknya yg telah di keluarkan – utk berusaha melawan tingginya tingkat kematian tsb di atas.&lt;br /&gt;Tujuannya sangat amat sederhana – mencegah kematian Kambing. &lt;br /&gt;Lalu apakah betul - baik dan benar usaha yg mereka lakukan tsb ?????????????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya SANGAT SALAH --- karena itu sama dgn menunjang Bahaya Latent tsb di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya ada profesi dan selera manusia lain yang mampu mencegah kesalahan fatal tersebut&lt;br /&gt;Beruntung pula lah para manusia dengan adanya Jagal dan ada orang yg doyan makan daging Kambing, sehingga bahaya latent tsb bisa di netralisir dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu wahai para peternak, yang usahanya menunjang Bahaya Latent , jangan bimbang dan ragu mari kita tingkatkan pengetahuan dan keterampilan kita agar lebih mampu menunjang bahaya latent tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi gimana caranya ya ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanya kesiapa ya ????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernet_Sarostha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1518902777057020964-4204351942590495401?l=sarosthadairygoatfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/feeds/4204351942590495401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1518902777057020964&amp;postID=4204351942590495401' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/4204351942590495401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/4204351942590495401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/2010/12/paradox-kambing-yg-harus-anda-renungkan.html' title='PARADOX KAMBING YG HARUS ANDA RENUNGKAN'/><author><name>sarostha_farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00981426983464616288</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3mv9fF1g9I/AAAAAAAAABI/TJGPdi8BawA/S220/JANTAN+SAROSTHA+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1518902777057020964.post-5592269940088257236</id><published>2010-03-04T16:09:00.003+07:00</published><updated>2010-03-04T16:32:55.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sifat kambing'/><title type='text'>SIFAT DAN PERILAKU DASAR KAMBING</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S496YRW6EOI/AAAAAAAAAO0/4mBPrP5MjV8/s1600-h/DSC_6294.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" kt="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S496YRW6EOI/AAAAAAAAAO0/4mBPrP5MjV8/s200/DSC_6294.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Pada dasarnya Kambing adalah binatang liar, sehingga insting serta sifat dasarnya tetap melekat sebagai binatang liar. Kelebihan atau keunggulan binatang liar adalah Kekuatan atau Kemampuan untuk Menyesuaikan Diri (Adaptability) dengan lingkungan hidup dimana dia berada.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;Di alam bebas kambing menggunakan sifat dasar bawaannya untuk beradaptasi, agar mampu bertahan hidup pada lingkungan hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;Adapun sifat dasar tersebut antara lain; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;- Kambing bukanlah binatang pemangsa&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;- Kambing selalu bersikap waspada untuk menjaga dirinya dari serangan pemangsa&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;- Kambing selalu hidup berkelompok untuk menjaga keamanan dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;- Kambing adalah pelari Sprint dan bukan pelari Jarak Jauh, dalam menghindari pemangsanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;- Kambing jantan maupun Betina akan selalu menggunakan Tanduknya untuk membela dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kambing selalu berpindah-pindah tempat dalam mencari makan dan mencari tempat istirahatnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal ini&amp;nbsp;mereka lakukan agar selalu mendapatkan makanan yang terbaik, dan juga untuk menjaga kebersihan&amp;nbsp; dan&amp;nbsp; meningkatkan sistim kekebalan tubuhnya (Immune).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kambing tidak pernah Tidur berdesak-desakan dengan sesamanya, hal ini dilakukan untuk menjaga agar tidak saling melukai, tidak saling menulari penyakit dan juga agar mereka dapat tetap mewaspadai&amp;nbsp;lingkungan sekitarnya, terutama terhadap kemungkinan serangan pemangsa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kambing jantan maupun betina akan saling berkompetisi dengan bertarung antar sesamanya, untuk&amp;nbsp;&amp;nbsp;mendapatkan posisi atau ranking atau jabatan (?), di dalam kelompoknya. Hanya mereka yang terkuat yang&amp;nbsp;mempunyai hak untuk menjadi pimpinan kelompoknya, serta memilih pasangan untuk dikawininya.&amp;nbsp; Dengan&amp;nbsp; demikian “Prioritas”turunan yang di hasilkan di kelompoknya akan merupakan turunan yang terbaik&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kambing mempunyai jadwal / musim kain dan beranak, yang di sesuaikan dengan alam lingkungannya. Agar tidak melahirkan di saat musim dingin/salju atau musim paceklik/kering &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Kambing yang melahirkan selalu memisahkan diri, dengan mencari tempat yang bersih dan aman, baik untuk dirinya maupun untuk anaknya. Anak yang lemah akan dia biarkan mati dengan sendirinya, hal ini&amp;nbsp;&amp;nbsp; penting untuk dilakukan guna menjaga ketahanan genetika di kelompok kambing tersebut. Hanya yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; sehat dan kuat yang akan tetap hidup, yang lemah akan dibiarkan mati, sehingga hanya tersisa kambing&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang sehat dan kuat untuk hidup bersama kelompoknya. Dengan demikian generasi berikutnya akan tetap&amp;nbsp;&amp;nbsp; kuat dan sehat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Serta masih banyak lagi yang tidak mungkin di tulis semuanya. Yang pada umumnya di tulis dengan DLL atau Dalaisegai artinya Dan Lain Sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat Kambing mulai di pelihara oleh Manusia maka sifat dan perilaku dasar serta Kemampuan Menyesuaikan Diri (Adaptability) tsb se-olah-olah terenggut hilang, dia menjadi sangat tergantung pada pola pemeliharaan yg di lakukan oleh peternaknya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlebih lagi bagi Kambing yang di pelihara di dalam kandang, sebagaimana umumnya di lakukan oleh para peternak di Indonesia. Kambing tersebut tidak lagi mempunyai kebebasan memilih makanan yang dia butuhkan, tidak bisa lagi memilih tempat yang lebih bersih dan sehat, tidak lagi bisa menentukan siapa yang terkuat dan terbaik, tidak lagi bisa menyiapkan generasi penerus yang terbaik. Semua sifat dasarnya telah di renggut atau di intervensi oleh manusia yang memeliharanya, guna mendapatkan keuntungan bagi pemeliharanya – dan bukan bagi Kambing tersebut (maaf )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sangatlah penulis sadari bahwa usaha peternakan juga harus menekan biaya serendah mungkin dan mencari keuntungan sebanyak mungkin. Lakukanlah kedua hal tersebut dengan BENAR dan BAIK, karena peternak tidak hanya menangani barang dagangan tetapi juga harus bertanggung jawab kepada masa depan Kambingnya..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benar dalam hitungan Rupiahnya, dalam arti harus untung dalam melakukan usaha peternakan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baik dalam memelihara Kambingnya, dalam artian ketahuilah sifat dan perilaku dasar Kambing anda, sehingga anda dapat melakukan kompromi (compromising) dalam mengambil tindakan dan keputusan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertimbangkan juga kebutuhan dasar Kambing peliharaan anda, berikan juga keuntungan pada Kambing peliharaan anda, karena pada ahirnya keuntungan tersebut akan kembali kepada anda sebagai peternaknya dengan berlipat ganda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa mengetahui sifat dan perilaku dasar Kambing maka dampak negatip yang sudah pasti akan terjadi adalah “Menurunnya Kualitas Genetika Kambing”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah sebabnya penulis memberanikan diri dengan sedikit nekat dan ngawur, menyampaikan masalah sifat dan perilaku dasar ini, agar para peternak mengetahui dan menguasainya sehingga dapat dengan lebih tepat sasaran dalam berbagi keuntungan dengan Kambing peliharaannya. Dan secara tidak langsung anda akan mempersiapkan masa depan bagi turunan Kambing peliharaan anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun tujuan tulisan ini bukan untuk mempersulit dan menyusahkan para peternak Kambing, tapi justru sebaliknya untuk mempermudah dan menguntungkan para peternak, terutama untuk jangka waktu panjang dan masa depan kita bersama (kita=Peternak dan Kambingnya)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikan yang terbaik buat Kambing Peliharaan anda, agar anda juga bisa meraih keuntungan yang terbaik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PERNETH SAROSTHA&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1518902777057020964-5592269940088257236?l=sarosthadairygoatfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/feeds/5592269940088257236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1518902777057020964&amp;postID=5592269940088257236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/5592269940088257236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/5592269940088257236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/2010/03/sifat-dan-perilakudasar-kambing-yang.html' title='SIFAT DAN PERILAKU DASAR KAMBING'/><author><name>sarostha_farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00981426983464616288</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3mv9fF1g9I/AAAAAAAAABI/TJGPdi8BawA/S220/JANTAN+SAROSTHA+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S496YRW6EOI/AAAAAAAAAO0/4mBPrP5MjV8/s72-c/DSC_6294.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1518902777057020964.post-8786165540440917244</id><published>2010-02-18T14:45:00.006+07:00</published><updated>2010-02-20T08:07:47.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sarostha Peternakan Kambing Peranakan Etawa'/><title type='text'>MENGAPA DEDAUNAN LEBIH BAIK DARI PADA RERUMPUTAN UNTUK KAMBING ETAWA DI SAROSTHA DAIRY GOAT FARM</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3z5Rqfpc3I/AAAAAAAAAJc/OHs8VnKNMNc/s1600-h/SI+COKLAT+ABSTRACT.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ct="true" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3z5Rqfpc3I/AAAAAAAAAJc/OHs8VnKNMNc/s200/SI+COKLAT+ABSTRACT.jpg" width="136" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kambing tergolong pada binatang yang mempunyai empat (bagian) perut, sehingga di sebut juga sebagai Ruminansia. Kambing akan menelan makanan kedalam perut bagian pertamanya setelah sedikit atau sebentar di kunyah. Untuk kemudian akan di di keluarkan lagi kedalam mulutnya untuk di kunyah lebih lanjut, dan kemudian akan di telannya kembali, proses ini disebut juga sebagai sebagai Memamah Biak.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Metabolisme pada Pencernaan Kambing adalah yang Tercepat diantara hewan Ruminansia. Dalam artian materi makanan didalam perutnya akan melewati organ pencernaan dengan lebih cepat di banding hewan ruminansia lainnya.&lt;br /&gt;Hewan Ruminansia lain yang mempunyai karaktristik yang sama dengan Kambing adalah rusa / kijang / menjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian Kambing akan sering atau terus menerus membutuhkan asupan pakan. Dibandingkan dengan hewan ruminansia lainnya , Kambing lebih membutuhkan makanan yang lebih sesuai dengan karakteristik atau sifat pencernaan yang cepat tersebut untuk menunjang hidupnya. . &lt;br /&gt;Itulah sebabnya dalam mencari atau memakan makanannya Kambing sangat terkesan “Pilih-pilih” atau selektip sekali, guna mendapatkan hijauan yang sesuai dengan sifat pencernaannya.&lt;br /&gt;Dalam hitungan presentase atau perbandingan berat badan dan jumlah pakan yang di konsumsinya, maka Kambing mengkonsumsi pakan lebih banyak dari pada Sapi. &lt;br /&gt;Dalam upaya untuk mendapatkan nutrisi yang di butuhkannya, Kambing menggunakan Giginya untuk merenggut hijauan yang di sukainya, kemudian setelah di kunyah sebentar akan di telannya. &lt;br /&gt;Didalam perut “Dinding Sel” hijauan tersebut akan di hancurkan atau di urai oleh mikro organisme didalam perutnya , agar menjadi bahan nutrisi guna di cerna lebih lanjut dalam sistim pencernaan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian sangat besar kandungan yang terdapat dalam hijauan adalah Selulose (Cellulose) yang merupakan unsur Karbohidrat Kompleks, dan Lignin yang merupakan unsur yang bukan Karbohydrat.&lt;br /&gt;Kombinasi antara kedua unsur utama itulah yang menunjang dan memperkuat atau memperkeras “Dinding Sel” dari hijauan.&lt;br /&gt;Dinding sel yang mengeras dan menguat ini berada pada “jaringan pembuluh” (Vein) yang terdapat pada daun atau ranting pepohonan &lt;br /&gt;Jaringan pembuluh inilah yang mampu membuat hijauan atau dedaunan beserta ranting-rantingnya mampu berdiri tegak guna mencari dan mendapatkan Sinar Matahari. &lt;br /&gt;Sedangkan “dinding sel’ yang tidak terlalu mengeras / lunak berada diantara jaringan pembuluh dedaunan tersebut, “dinding sel” pada bagian inilah yang terbaik untuk di cerna oleh sistim pencernaan kambing.&lt;br /&gt;Itulah pula sebabnya dedaunan inilah yang merupakan bagian dari pepohonan yang paling baik untuk di cerna oleh kambing (jadi bukan batang atau akarnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua tipe susunan jaringan pembuluh (Vein) didalam dedaunan. Yang pertama adalah susunan Paralel atau Net, yang kedua adalah susunan Menyebar.&lt;br /&gt;Rerumputan mempunyai susunan tipe Paralel, sedangkan dedaunan pada pepohonan mempunyai susunan tipe Menyebar. Ada satu keluarga pepohonan yang mempunyai susunan tipe Paralel, sehingga nampak seperti rerumputan , yaitu keluarga Lily dan Sedge.&lt;br /&gt;Yang terbaik untuk makanan Kambing adalah dedaunan dari pepohonan dengan tipe susunan pembuluh yang Menyebar, dibanding dengan hijauan yang mempunyai susunan pembuluh yang Paralel. Penyebabnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Mikro organisme di dalam perut Kambing dapat mengurai material yang terdapat di antara susunan pembuluh hijauan yang Menyebar, dengan lebih cepat dan sempurna , dibanding dengan mengurai material yang terdapat diantara pembuluh hijauan yang Paralel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah di jelaskan di atas bahwa laju materi pakan saat melewati sistim pencernaan Kambing adalah sangat cepat.&lt;br /&gt;Dengan demikian maka kambing membutuhkan atau lebih sesuai dengan hijauan yang bisa lebih cepat di urai oleh mikro organisme di dalam perutnya., yaitu hijauan dengan susunan pembuluh Menyebar . &lt;br /&gt;Ini tidak berarti bahwa Kambing tidak bisa mencerna rerumputan. &lt;br /&gt;Kambing tetap bisa mencerna rerumputan namun tidak sebaik mencerna dedaunan, karena mikro organisme dalam perut Kambing membutuhkan waktu lebih lama dalam mengurai rerumputan atau hijauan dengan susunan pembuluh yang Paralel. &lt;br /&gt;Mengurai rerumputan yang masih muda tentunya akan lebih cepat di banding mengurai rerumputan yang lebih matang atau tua. Sehingga rerumputan yang lebih baik untuk Kambing adalah rerumputan yang masih muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita amati runtut pertumbuhan Dedauanan dan Rerumputan, sehingga bisa lebih di mengerti mengapa Dedaunan tetap lebih baik dari pada Rerumputan.&lt;br /&gt;Daun pada pepohonan umumnya muncul atau tumbuh di bagian ujung ranting (apical dominance), itulah sebabnya mengapa Kambing selalu memakan atau memilih dedaunan yang berada di ujung-ujung ranting. &lt;br /&gt;Dedaunan muda di ujung ranting tersebut sangat tinggi kandungan nutrisi dan energinya, dan Kambing sangat menyukainya.&lt;br /&gt;Sedangkan rumput baru atau muda umumnya muncul atau numbuh di bagian bawah (basal dominance). Sudah di jelaskan di atas bahwa rerumputan yang muda lebih baik untuk dicerna oleh Kambing, di banding dengan rumput yang sudah atau lebih tua.&lt;br /&gt;Namun mohon di ingat dengan baik, rumput muda, posisi keberadaannya adalah di bagian bawah yang lebih dekat ke tanah, dan pada tempat yang sama inilah keberadaan bermacam parasit dan cacing yang sering banyak menimbulkan masalah untuk kesehatan dan kebersihan Kambing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian penjelasan singkat dan sederhana, mengenai masalah yang nyaris menggagalkan upaya Sarostha Dairy Goat Farm dalam memelihara Kambing Peranakan Etawa.&lt;br /&gt;Pelajaran yang di dapat dari kasus ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;SALAH SATU KUNCI UTAMA DALAM MEMELIHARA KAMBING PERANAKAN ETAWA ADALAH MEMELIHARA RUMENNYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Penulis bukanlah ahli nutrisai ternak atau ahli di bidang peternakan, artikel ini kami rangkum dari seluruh masukan dan penjelasan dari para pakar Kambing Peranakan Etawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini kami sajikan bagi para peternak Kambing Peranakan Etawa yang masih Pemula, agar TIDAK mengalami hal serupa dengan yang di alami oleh Sarostha Dairy Goat Farm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;PERNETH_SAROSTHA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Sarostha Dairy Goat Farm &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1518902777057020964-8786165540440917244?l=sarosthadairygoatfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/feeds/8786165540440917244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1518902777057020964&amp;postID=8786165540440917244' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/8786165540440917244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/8786165540440917244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/2010/02/mengapa-dedaunan-lebih-baik-dari-pada.html' title='MENGAPA DEDAUNAN LEBIH BAIK DARI PADA RERUMPUTAN UNTUK KAMBING ETAWA DI SAROSTHA DAIRY GOAT FARM'/><author><name>sarostha_farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00981426983464616288</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3mv9fF1g9I/AAAAAAAAABI/TJGPdi8BawA/S220/JANTAN+SAROSTHA+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3z5Rqfpc3I/AAAAAAAAAJc/OHs8VnKNMNc/s72-c/SI+COKLAT+ABSTRACT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1518902777057020964.post-4988304170090133591</id><published>2010-02-16T04:17:00.012+07:00</published><updated>2010-02-20T08:14:01.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beternak Kambing Peranakan Etawa'/><title type='text'>JANGAN SUKET UNTUK KAMBINGKU dan BAGAIMANA MEMULAI USAHA PETERNAKAN KAMBING PE ,BAGI PEMULA SEPERTI SAYA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3nuGaV1lwI/AAAAAAAAACg/HPLykr7PGmQ/s1600-h/BETINA+SAROSTHA+2.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438639818944124674" src="http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3nuGaV1lwI/AAAAAAAAACg/HPLykr7PGmQ/s200/BETINA+SAROSTHA+2.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 200px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 128px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3nuGDn8F3I/AAAAAAAAACY/-5a-Ka4X4ik/s1600-h/colourfull.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438639812846032754" src="http://4.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3nuGDn8F3I/AAAAAAAAACY/-5a-Ka4X4ik/s200/colourfull.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 123px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak masa kanak-kanak, setahu saya makanan kambing adalah rumput. &lt;br /&gt;Pada saat mempunyai Kambing Peranakan Etawa atau PE di peternakan sendiri, dengan sendirinya makanan pokok yang saya sajikan untuk para Kambing adalah rumput.&lt;br /&gt;Bertanya dan melihat tetangga kiri kanan, serta "pakar hewan setempat", katanya memang benar makanan kambing adalah JUKUT (rumput bahasa Sunda). &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Singkat kata, makin lama para kambing badannya makin kurus, makin tidak bergairah, dan makin hari makin bertambah yang mati, dan mati lagi dan mati lagi, kandang makin hari makin kosong dan sepi, jarang ada kambing yang mengembik-ngembik.&lt;br /&gt;Saat saya tanya pada para pengurus dan pengasuh Kambing, yang katanya sudah pernah belajar di sana dan disini; "Apakah makanan yang Bapak-bapak berikan cukup gizinya, apakah Kambingnya doyan dan mau memakannya". &lt;br /&gt;Jawabanya sangat tepat dan sangat masuk akal yaitu " Waktu baru datang doyan makan dan banyak makannya, sekarang jadi kurang berselera, mungkin TIDAK DOYAN MAKAN JUKUT, MAUNYA SUKET (rumput bahsa Jawa), KARENA KAMBING INI KAN DATANGNYA DARI JAWA (Jawa tengah kali maksudnya). &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Temuan Masalah:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Kami membeli Kambing Peranakan Etawa atau PE dari Lokasi yang salah, seharusnya membeli dari lokasi yang sama dengan lokasi peternakan kami, sehingga Bahasanya sama dan sudah terbiasa memakan rumput lokal atau Jukut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pemecahan masalah &lt;/strong&gt;---- Tidak Ada, karena di sekitar peternakan tidak ada yang mampu mensuplai Kambing PE dalam jumlah sedikit agak banyak. Jadi harus tetap beli dari Jawa Tengah atau Timur.&lt;br /&gt;2. Penyuplai Kambing PE, mengirim kambing PE yang makanannya Suket dan tidak di persiapkan terlebih dahulu untuk makan Jukut. Padahal mereka tahu kambing-kambing tersebut akan di pelihara di Jawa Barat, dan akan di beri makan Jukut. Suplayer/penjual dalam hal ini kami anggap keterlaluan kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pemecahan masalah&lt;/strong&gt; --- Mengundang suplaiyer beserta para peternaknya kekandang untuk dimintai pertanggungjawabannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hasil yang di peroleh:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada saat mereka datang dan saya sampaikan keinginan saya dengan mengatakan &lt;em&gt;" Kambing yang kalian jual Tidak Bagus, mohon di ganti dengan kambing-kambing yang doyan makan Jukut dan Jangan Suket"&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;Maka mulailah kerusuhan diantara mereka terjadi, berkali-kali saya dengar mereka mengucapkan kalimat yang sama sambil menggerutu nggak juntrungan &lt;em&gt;"Sopo sing arep masak Suket kanggo wedhus !!!"&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;Kerusuhan di ahiri dengan pengajuan usul oleh Suplaiyer, yang pada intinya adalah:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ijinkan kami mengurus dan mengasuh kambing yang sudah berada disini, karena dalam hitungan beberpa minggu lagi kambing-kambing tersebut akan musnah mati semua jika tidak kami tangani segera, dengan satu syarat janganlah kami di minta untuk membuat Jangan Suket"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Usul di sepakati, dengan catatan jika dalam waktu tiga bulan tidak ada perbaikan, saya minta semua kambing di ganti dengan yang lebih baik sesuai dengan perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hal paling utama yang mereka lakukan adalah, TIDAK MEMBERIKAN RUMPUT ATAU JUKUT ATAU SUKET untuk makanan kambing, tetapi memberikan DAUN DARI BERMACAM PEPOHONAN, kecuali daun rumput; daun pintu serta daun jendela dan daun kuping.&lt;br /&gt;Alhasil, semua kambing PE ku kembali sehat walafiat, yang jantan kini terkesan galak dan garang, yang betina semuanya sudah beranak, ada satu ekor induk yang keguguran - padahal anaknya/ janin nya ada dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak kambing PE memberikan masalah berikutnya karena banyak yang tidak berhasil melewati usia satu bulan, karena keburu wafat, -- akan kami sampaikan pada ulasan berikutya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa di dapat dari kisah pengalaman tersebut di atas, bagi saya dan anda yang masih sangat pemula dan tidak pernah berada di lingkungan peternak kambing adalah:&lt;br /&gt;1. Jangan sekali-kali menganggap enteng masalah beternak Kambing. Memang betul selama ini kita sering menyebut segala sesuatu yang murah dan gampang di dapat denga sebutan &lt;em&gt;"KELAS KAMBING"&lt;/em&gt;. Padahal untuk memelihara kambing -- Kelas atau tingkat kesulitan nya sangat tinggi.&lt;br /&gt;2. Anda harus Membaca dan juga harus Hati-hati jika membaca posting para pakar per kambingan, tulisan mereka akan singkat, mengesankan memelihara kambing adalah sangat mudah dan menyenangkan serta menguntungkan. Tulisan dan pendapat mereka TIDAK SALAH, karena memang mereka sudah sangat menguasai seluk beluk dan pernak pernik dalam perkambingan, sehingga sangat sulit bagi para pakar tersebut untuk menyampaikannya secara detail. Sama hal nya dengan anda semua, saya yakin anda semua pandai makan atau berbicara, bahkan tanpa berpikir lebih dahulupun anda mampu berbicara dengan sangat lancar. Tapi coba silahkan ceritakan bagaimana anda memulai belajar makan atau bicara, mulainya kapan dan bagaimana belajarnya, makanan apa yang pertama kali anda makan bagaimana makannya, atau - kata apa yang pertamakali bisa anda ucapkan. Anda tidak akan mampu menjelaskannya dengan detail bukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saran kami bagi anda yang tidak pernah berada dilingkungan peternak kambing, mempunyai keinginan atau berminat untuk beternak Kambing lakukan tahapan sebagi berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tumbuhkan rasa INGIN BETERNAK anda setinggi dan sebesar mungkin, caranya dengan banyak membaca literatur mengenai Kambing Peranakan Etawa. Bacalah sebanyak mungkin artikel mengenai beternak Kambing PE, silahkan baca dari posting para pakar, dari buku, koran, komik, novel dll. Jika setelah banyak membaca keinginan anda mulai berkurang, hentikan keinginan anda, cari alternatif lainnya.&lt;br /&gt;Jika makin banyak membaca keinginan tsb makin tumbuh, maka lakukan tahap berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Mulailah melakukan pengamatan pada Kambing Peranakan Etawa - kalau kepasar mulailah melihat kios daging Kambing, mulailah bertanya ini daging kambing apaan. Kalau lihat jenis Kambing yang di tuju mulailah mengamati dengan lebih cermat, makanannya apa, jalannya gimana, bisa terbang atau tidak dll.&lt;br /&gt;Dijalanan atau di sawah atau di perkebunan, sering kita lihat banyak kambing berkeliaran bebas, kecuali Kambing jenis PE. &lt;br /&gt;Jika setelah berkali kali anda mengamatinya, dan keinginan anda ternyata masih membara, lakukan tahap berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berkunjunglah kepada peternak Kambing Peranakan Etawa, dan mulailah bertanya tanya bagaimana ini bagaimana itu -- disini biasanya mulai pada mundur, setelah melihat dan mengetahui kesulitan-kesulitan yang di hadapi para peternak. &lt;br /&gt;Dan jika anda mundur, itu adalah wajar dan tidak perlu merasa bersalah. Karena itu berarti keinginan anda sebetulnya tidak sesuai dengan keadaan anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Namun kalau keinginan tsb justru makin membara, mulailah pikirkan dengan sangat mendalam meluas dan meninggi, artinya melihat dari segala sudut pandang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jika tetap masih membara keinginan nya mulailah bicarakan keinginan anda tersebut kepada orang-orang terdekat di lingkungan anda.&lt;br /&gt;Jika lingkungan terdekat mengisyaratkan Yesssss, barulah silahkan mulai membeli Kambing Peranakan Etawa. &lt;br /&gt;Dengan syarat jangan full power dulu, tapi gunakan 25% sampai 30 % dari kemampuan yang anda miliki. Lalu silahkan lihat di Kegagalan Para Peternak -------dst-dst, yang di tulis oleh seorang peternak, yang sering mengalami kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya Kambing Peranakan Etawa lebih suka makan Dedaunan ketimbang Rerumputan, Masalah Baru yang harus di cari jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Artikel ini kami sajikan bagi para peternak Kambing Peranakan Etawa yang masih Pemula, agar TIDAK mengalami hal serupa dengan yang di alami oleh Sarostha Dairy Goat Farm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="background-color: white; color: blue;"&gt;PERNETH_SAROSTHA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="background-color: white; color: blue;"&gt;Sarostha Dairy Goat Farm &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1518902777057020964-4988304170090133591?l=sarosthadairygoatfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/feeds/4988304170090133591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1518902777057020964&amp;postID=4988304170090133591' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/4988304170090133591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1518902777057020964/posts/default/4988304170090133591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sarosthadairygoatfarm.blogspot.com/2010/02/jangan-suket-untuk-kambingku-dan.html' title='JANGAN SUKET UNTUK KAMBINGKU dan BAGAIMANA MEMULAI USAHA PETERNAKAN KAMBING PE ,BAGI PEMULA SEPERTI SAYA'/><author><name>sarostha_farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00981426983464616288</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3mv9fF1g9I/AAAAAAAAABI/TJGPdi8BawA/S220/JANTAN+SAROSTHA+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AWFbBDDznKY/S3nuGaV1lwI/AAAAAAAAACg/HPLykr7PGmQ/s72-c/BETINA+SAROSTHA+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry></feed>
